Realisasi Program

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memperjelas, program BSPS atau Bedah Rumah ini dikerjakan dengan sistem Padat Kreasi Tunai (PKT). Maksudnya untuk menjaga daya membeli warga dan kurangi angka pengangguran.

Di Yogyakarta, Kementerian PUPR membagikan yang menerima kontribusi program Bedah Rumah sekitar 5.000 rumah tidak pantas huni. Dari angka itu, seputar 3.555 unit rumah telah usai dibuat.

“Kami lagi berusaha melakukan pembangunan perumahan untuk warga di Propinsi DI Yogyakarta secara baik sesuai rencana yang sudah diputuskan,” tutur Kepala Balai Eksekutor Pengadaan Perumahan (BP2P) Jawa III Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Mochammad Mulya Permana.

Mulya mengatakan, masihlah ada 1.445 unit rumah di Yogyakarta yang dalam proses pengerjaan pembangunan.

Disamping itu, faksinya minta beberapa tukang bangunan untuk percepat pembuatan rumah swadaya supaya tidak terhalang dengan masalah cuaca seperti turunnya hujan dan hal yang lain memiliki sifat tehnis.

Sedang untuk percepat konstruksi Rusun, beberapa kontraktor dan karyawan dan mandor dan manajemen konstruksi untuk bekerja secara baik di atas lapangan.

“Pekerjaan fisik pembangunan sedapat mungkin harus sesuai agenda yang sudah diputuskan. Tetapi yang perlu jadi perhatian ialah beberapa karyawan tetap harus melakukan prosedur kesehatan buat menghindar terkena Covid-19,” harapannya.

Wujud kontribusi program bedah rumah yang diberi tidak berbentuk uang tunai, tetapi bahan bangunan yang dipakai untuk membuat.

Tentang hal perincian ongkos yang dikeluarkan untuk kenaikan kualitas ialah Rp 15 juta untuk material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk gaji tukang. Hingga keseluruhan ongkos yang untuk kenaikan kualitas rumah swadaya (PKRS) satu unit tempat tinggal ialah sejumlah Rp 17,5 juta.

Kecuali Bedah Rumah, Mulya mengutarakan ada empat tower rusun yang dibuat Kementerian PUPR di Yogyakarta.  “Dari 4 Rusun yang ada masihlah ada dua Rusun yang dalam step proses pengerjaan akhir,” pungkasnya.

Proses pekerjaan dikerjakan oleh pasukan pelangi punya Pemprov DKI.

Updated: January 12, 2021 — 4:20 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *